Jenis Kenari Paling Populer di Indonesia Beserta Harga Jualnya
Burung kenari biasanya memiliki warna kuning namun bukan hanya kuning saja, ada juga warna merah-oranye, putih, merah muda, dan beberapa coklat. Dibanding dengan burung-burung pada umumnya, burung kenari adalah burung dengan ukuran kecil tetapi dapat hidup sampai 20 tahun.
![]() |
| jenis kenari |
Ada beberapa jenis kenari yang ada di bumi ini dengan bentuk dan warna yang beda dan mempunyai beberapa ciri yang bermacam tetapi unik-unik. Berikut jenis kenari yang banyak dipiara dan dicari orang Indonesia.
1. Kenari Border
Jenis Kenari yang pertama ialah kenari Border. Kenari ini condong mempunyai wujud fisik yang lebih khas serta unik sebab mempunyai bulu yang berkesan membesar seperti balon. Burung ini berasal dari Cumberland Fancy persisnya di perbatasan Border di antara Inggris dan Skotlandia dan dinamakan Serinus Canaria Domesticus. Sedang di Indonesia burung ini dinamakan Kenari Border.
![]() |
| kenari border |
Warna umum bulu dari jenis Kenari Border ini ialah warna putih, kuning, hijau, cinamon dan masih ada banyak lagi macam warnanya. Dan memilki perilaku pendiam, cukup sulit dikembangkan, dan pemalu. Di Indonesia jenis Kenari Border ini mempunyai harga sekitar Rp 700 ribu sampai Rp 2 juta.
2. Kenari Yorkshire
Jenis Kenari yang ke-2 ialah Kenari Yorkshire. Kenari ini menjadi satu diantara burung unggulan di Indonesia sebab mempunyai kicauan bagus dan banyak mengundang perhatian. Jenis Kenari ini mempunyai bentuk yang bagus dengan selalu berdiri tegak, kakinya panjang , cantik dan mempunyai warna cerah.
![]() |
| mediaronggolawe.id |
Harga burung kenari ini lumayan mahal di Indonesia. Infonya jenis Kenari Yorkshire yang jantan itu harga pasarannya isa 4,5 juta sampai 10 juta, dan untuk betina harga sekitar Rp 4,5 juta sampai Rp 6,5 juta.
3. Kenari Spanish Timbrado
Burung kenari timbrado ini berasal dari Spanyol dan sebagai satu diantara jenis Kenari yang murni dalam pengertian tidak ada darah kombinasi dari jenis kenari lainnya. Burung Kenari ini mempunyai suara kicauan yang spesial dan tidak sama dengan jenis kenari lainnya.
Burung ini memiliki potensi menyanyikan 12 suara suara yang beda dan membuat burung ini benar-benar populer di antara pencinta burung kenari. Burung Spanish timbrado memiliki beberapa ciri-ciri fisik bentuk badan yang nampak kuat dan dadanya yang tegap dan bulunya lumayan lebar . Untuk harga sendiri sekitar dari Rp 5 juta sampai Rp 15 juta tergantung kualitas suaranya.
4. Kenari Gloster
Jenis Kenari yang ke-4 ialah Kenari Gloster. Kenari ini sangat banyak dipasarkan dipasar burung dan terbanyak dikembangbiakkan di Indonesia. Keunikan dari burung ini ialah bulu tubuhnya memiliki warna kuning cukup kehijauan, warna ekornya putih kehijauan, badannya kecil, buncit, pendek. Istimewanya lagi, jenis Kenari ini memiliki suara yang begitu merdu, kwalitasnya di atas rata-rata.
![]() |
| jualayamhias.com |
Harga burung ini dipasarkan sebesar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta. Tetapi waktu menang perlombaan burung ini dapat bernilai kurang lebih 10 kali lipat dari harga awalannya. Oleh sebab itu di Indonesia burung ini sering kali diikut masukkan dalam gelaran perlombaan burung kenari.
5. Kenari Roller
Jenis Kenari yang ke-5 ialah Kenari Roller. Burung ini mempunyai bentuk badan yang bisa disebut biasa saja, tetapi waktu berkicau burung Kenari Roller ini mempunyai keunikan yaitu sisi dagu bawahnya akan nampak semakin besar dan mengelembung saat sedang berkicau. Badan burung Kenari ini pun tidak gampang sakit, gesit, dan mudah dibudidayakan.
![]() |
| kicaumania.net |
Disamping itu nada kicauannya sangat tinggi melengking, sedang bila rendah tidak kalah merdunya, dan suaranya juga beragam karena Kenari ini terhitung Song Canary. Karakter burung ini, yakni waktu berkicau suaranya dapat ngerol, warnanya ada yang hijau dan kuning, memiliki garis di bagian punggungnya, di bawah dagunya ada gelembung suaranya. Harga sekitar dari Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta.






Posting Komentar untuk "Jenis Kenari Paling Populer di Indonesia Beserta Harga Jualnya"
Posting Komentar