9 Hal Sepele yang Bisa Mengakibatkan Kenari Mudah Sakit
Supaya terus sehat, aktif, dan rajin bunyi, burung kenari pasti harus dirawat penuh perhatian. Tidak hanya pemberian pakan secara pas, kita harus juga perhatikan pola perawatan yang lain seperti mandi dan jemur. Sayangnya, kadang kawan-kawan kicaumania mengabaikan banyak hal yang nampaknya biasa, tetapi gampang mengakibatkan kenari sakit.
9 Hal Sepele yang Bisa Mengakibatkan Kenari Mudah Sakit
![]() |
| source: myanimals.com |
1. Kurang jaga kebersihan
Sangkar yang dihuni burung kenari sering nampak kotor. Kotoran ini terdiri dari feses, kulit sisa pakan bijian, dan pakan utuh yang jatuh ke dasar sangkar / kandang.
Jika didiamkan menimbun, kotoran itu akan membusuk dan mengundang bermacam penyakit, khususnya bakteri, jamur, dan parasit (kutu dan tungau merah).
Untuk jaga supaya kenari terus sehat, aktif, dan rajin berkicau, karena itu kebersihan sangkar selalu harus dijaga. Tiap hari, sangkar perlu dibikin bersih dari kotoran dan sisa-sisa pakan.
Disamping itu, tiap dua minggu sekali, sangkar / kdang perlu disemprotkan dengan desinfektan spesial seperti Fresh Aves. Desinfektan ini baik memberantas bermacam penyakit, tetapi dijamin aman untuk burung dan manusia yang ada diekitarnya.
2. Wadah pakan penuh jamur
Wadah pakan dan air minum selalu harus dijaga kebersihannya. Beberapa kicaumania seringkali menambahkan pakan bijian yang baru di atas pakan lama dalam wadah. Menyebabkan, pakan lama dibagian bawah gampang membusuk dan terkena jamur. Dalam sekejap, jamur akan berkembang biak dan melekat pada pakan di atasnya.
Jamur semakin gampang tumbuh dalam pakan, bila sangkar atau kandangnya ada di lokasi yang lembab, apa lagi bila berdekatan atau kerap terkena air.
Untuk menghindari pakan berjamur, seharusnya tiap 1-2 hari sekali semua sisa pakan dalam wadah dibuang. Bersihkan wadahnya, selanjutnya diisi pakan yang betul-betul baru dan fresh.
3. Menggantang sangkar di dekat sumber angin
Permasalahan sepele yang sering diacuhkan teman-teman kicaumania ialah menggantang sangkar kenari di dekat sumber angin. Misalkan kipas angin, kipas outdoor AC, blower, sirkulasi udara, dan posisi yang lain. Bila kerap terkena angin langsung, pasti burung kenari gampang sekali jatuh sakit.
4. Habis mandi langsung dijemur
Banyak kicaumania yang memandikan kenarinya, kemudian langsung dijemur di bawah panas matahari. Langkah ini tidak disarankan, sebab bisa mengakibatkan bulu cepat hancur dan keriting.
Disamping itu, kenari gampang sakit karena perubahan temperatur secara tiba-tiba. Sebab itu, habis mandi, seharusnya kenari diangin-anginkan sesaat dalam tempat teduh. Sesudah bulu-bulunya cukup kering, baru dijemur pada lokasi yang terkena cahaya matahari.
5. Dikasih telur rebus tiap hari
Telur rebus benar-benar berkadar protein tinggi, yang dapat membantu tingkatkan stamina pada burung kenari dan membuat lebih rajin mengeluarkan bunyi. Tetapi bila telur rebus diberi tiap hari, pasti tidak bagus untuk kenari. Burung gampang sekali mengalami kegemukan / obesitas yang membuat malas bergerak dan malas berkicau.
Seharusnya, telur rebus (ayam atau puyuh) cukup diberi 2-3 hari sekali. Jika pengin diberi tiap hari, telur rebus dapat diproses lebih dahulu jadi egg food bersama beberapa bahan yang lain, supaya kandung nutrisinya cocok dan imbang.
6. Konsumsi buah dan sayur tanpa dicuci
Tidak boleh membiasakan memberi buah dan sayur ke kenari tanpa dicuci lebih dahulu. Jika ada kawan-kawan kicaumania yang umum melakukan, dan tidak berpengaruh pada kenarinya, Anda masih tidak perlu mengikutinya. Karena, kondisi ketahanan tubuh pada tiap kenari tidak selamanya sama.
Umumnya, buah / sayur sebagai pakan tambahan / extra fooding (EF) dibeli dari pasar, yang paling mempunyai potensi memiliki kandungan bahan aktif penghilang hama / pestisida. Bila buah / sayur langsung dikasih ke kenari, tiada dicuci lebih dahulu, benar-benar bisa saja sisa-sisa zat itu turut tercerna pada tubuh burung hingga membuat kenari gampang sakit.
Seharusnya, saat sebelum dikasih ke kenari, buah / sayur dibersihkan sampai bersih memakai air mengalir (langsung dari kran). Untuk bersihkan zat kima / tersisa pestisida yang melekat, karena itu buah / sayur direndam lebih dahulu dalam tempat berisi air garam. Kemudian dibasuh dan dibikin bersih dengan air bersih.
7. Terus dipancing dengan audio mp3
Memancing burung supaya rajin bunyi sering dilakukan beberapa kicaumania dengan memutarkan suara rekaman / audio mp3 atau smartphone. Tetapi bila kerap dilakukan, pasti tidak bagus, sebab akan membuat burung malas bunyi.
Disarankan untuk memutar audio mp3 seperlunya saja, alias tak perlu sering, sebab di sini tujuan intinya sebatas memancing bunyi, bukan jalankan program pemasteran
8. Terus ditempal burung betina
Cukup banyak juga kicamania yang menggantang kenarinya dengan terus ditempel kenari betina. Jika dikerjakan satu minggu sekali, ini dapat membuat kenari jantan semakin rajin bunyi. Tetapi bila dikerjakan sering, kenari malah jadi malas mengeluarkan bunyi.
9. Memindahkan kenari dengan cara digenggam
Burung kenari terhitung sulit diminta berpindah sangkar. Kicaumania yang tidak sabar umumnya langsung menangkapnya dengan tangan, lalu dipindahkan ke sangkar anyarnya.
Tetapi langkah ini menjadi bencana, bila kicaumania belum mempunyai pengalaman menangkap / menggenggam badan burung. Burung jadi ketakutan dan grabagan / liar dalam sangkar, hingga rawan terluka sebab terbentur sangkar dan peralatan didalamnya.
Disamping itu, bulu-bulu kenari juga gampang hancur dan rontok. Dalam bermacam masalah, burung kenari akan melawan dan mudah terlepas bila digenggam secara salah.
Jika dibutuhkan, trik menangkap kenari yang paling aman harus didahului dengan menyemprot badannya sampai basah kuyup. Kemudian baru ditangkap untuk dipindah ke sangkar anyarnya.
Itu banyak hal sepele tetapi dapat mengakibatkan burung kenari gampang sakit. Mudah-mudahan berfaedah.

Posting Komentar untuk "9 Hal Sepele yang Bisa Mengakibatkan Kenari Mudah Sakit"
Posting Komentar